Technopreneurship is me

Ini blog asli anti copas. Namaku Richardo Petricius Utoyo .Kamu bisa contact lewat jejaring sosial, dan jangan lupa kasih comment sebelum meninggalkan blog ini.

Technopreneurship is me

Ini blog asli anti copas. Namaku Richardo Petricius Utoyo .Kamu bisa contact lewat jejaring sosial, dan jangan lupa kasih comment sebelum meninggalkan blog ini.

Technopreneurship is me

Ini blog asli anti copas. Namaku Richardo Petricius Utoyo .Kamu bisa contact lewat jejaring sosial, dan jangan lupa kasih comment sebelum meninggalkan blog ini.

Technopreneurship is me

Ini blog asli anti copas. Namaku Richardo Petricius Utoyo .Kamu bisa contact lewat jejaring sosial, dan jangan lupa kasih comment sebelum meninggalkan blog ini.

Technopreneurship is me

Ini blog asli anti copas. Namaku Richardo Petricius Utoyo .Kamu bisa contact lewat jejaring sosial, dan jangan lupa kasih comment sebelum meninggalkan blog ini.

Technopreneurship is me

Ini blog asli anti copas. Namaku Richardo Petricius Utoyo .Kamu bisa contact lewat jejaring sosial, dan jangan lupa kasih comment sebelum meninggalkan blog ini. .

Technopreneurship is me

Ini blog asli anti copas. Namaku Richardo Petricius Utoyo .Kamu bisa contact lewat jejaring sosial, dan jangan lupa kasih comment sebelum meninggalkan blog ini.

Technopreneurship is me

Ini blog asli anti copas. Namaku Richardo Petricius Utoyo .Kamu bisa contact lewat jejaring sosial, dan jangan lupa kasih comment sebelum meninggalkan blog ini.

Minggu, 22 November 2015

KETAHANAN BAHASA INDONESIA DALAM MENGHADAPI ERA GLOBAL


Saat ini ketahanan bahasa Indonesia diuji di era globalisasi dan pasar bebas, karena dalam kondisi didalam negeri saja banyak masyarakat yang kecintaannya dan kebanggaannya dalam menggunakan bahasa indonesia mulai menurun. Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kepopuleran bahasa asing, sampai tempat makan saja terasa keren dengan nama keinggris-inggrisan. Dalam kondisi seperti ini, jika bahasa Indonesia mau populer, harus terus dikedepankan dengan kata-kata yang padanannya tidak kalah keren dengan bahasa asing. Ketahanan bahasa Indonesia di tengah serbuan bahasa asing bisa diwujudkan dengan pengembangamn bahasa yang sesuai kondisi masyarakat. Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar harus secara nyata dicontohkan dari keteladanan pemimpin di negeri ini.
Banyak hal yang bisa dilakukan guna meningkatkan ketahanan bahasa indonesia dalam menghadapi era pasar bebas bahkan langkah berikut bisa menunjang bahasa indonesia sehingga pantas dijadikan sebagai bahasa internasional. Sebelum mambahas tentang langkah-langkah yang  cocok untuk diterapkan dengan kondisi bangsa indonesia yang seperti ini, alangkah baiknya kita mulai dengan membahas faktor-faktor yang bisa dijadikan penunjang sehingga bahasa Indonesia pantas dijadikan sebagai Bahasa Internasional
Pertama fonologi dan tata bahasa Bahasa Indonesia dianggap relatif mudah  untuk dipelajari bagi warga negara asing. Karena bahasa indonesia hanya mempunyai pola dasar S ( Subjek ), P ( Predikat), O ( Objek ), K ( Keterangan ). Lain halnya dengan Bahasa Inggris yang banyak sekali polanya mulai dari Past Tense, Present Tense, dll. Sehingga mungkin sulit bagi orang awan untuk mempelajari Bahasa Inggris yang mempunyai berbagai macam pola kalimat.
Kedua, kekayaan alam Indonesia yang sangat melimpah merupakan daya tarik bagi pelaku ekonomi dari mancanegara untuk berinvestasi di Indonesia. Dengan banyaknya pelaku ekonomi dari mancanegara yang berinvestasi di Indonesia ini mau tidak mau akan berdampak pada banyak orang asing yang masuk ke Indonesia. Hal itu dapat berdampak pula pada banyaknya orang asing yang ingin mempelajari bahasa Indonesia. Saat ini sudah banyak perguruan tinggi atau lembaga pendidikan (219 lembaga di 74 negara), baik di dalam negeri maupun di luar negeri, yang menyelenggarakan BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing).
Ketiga , beberapa media massa elektronik, khususnya radio yang disiarkan secara internasional, misalnya BBC, Radio Australia, Suara Amerika (Voice of America = VoA),  dan Radio Belanda, secara rutin mempunyai siaran dalam bahasa Indonesia. Tidak kalah pentingnya adalah kehadiran bahasa Indonesia di dunia internet. Sudah banyak laman yang ada di internet menyajikan berbagai informasi dengan menggunakan bahasa Indonesia. Bahkan, sudah banyak laman luar negeri pun menyediakan layanan dalam bahasa Indonesia. Tidak ketinggalan pula laman klub sepak bola ternama dunia juga sudah ada yang menyediakan layanan bahasa Indonesia bagi penggemarnya.
Dengan memperhatikan arah dan perkembangan bahasa Indonesia yang sudah jelas dan pasti tidak dapat dipungkiri bahwa bahasa Indonesia dapat menjadi bahasa internasional. Kita sebagai pengguna bahasa Indonesia harus mendukung arah tersebut dengan menggunakan bahasa Indonesia dan lebih mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia daripada bahasa asing. Selain itu kita sebagai generasi penerus bangsa indonesia banyak langkah-langkah yang dapat digunakan untuk mendukung itu semua, mari kita bahas satu persatu langkah-langkah yang sangat cocok dengan kondisi Indonesia saat ini.
Yang pertama, kita sangat potensial dalam membuat akun-akun media sosial seperti twitter, facebook dan web sebagai wadah media pembelajaran interaktif yang bisa diakses oleh semua orang dari seluruh dunia. Kemudahan akses internet jaman millennium ini memudahkan seseorang untuk mengakses apa saja yang ia inginkan. Dengan kemudahan tersebut, maka memudahkan kita untuk mengajarkan bahasa Indonesia secara Internasional. Akun-akun tersebut dibuat menarik dan user friendly sehingga pengguna bisa menggunakannya dengan mudah.
Yang kedua, kita bisa memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Seperti pepatah “tak kenal maka tak sayang”, maka kita akan menumbuhkan rasa cinta Indonesia kepada banyak orang. Kita akan mempromosikan dan mempengaruhi Indonesia ke dunia luar melalui televisi, radio, internet. Kita akan memperkenalkan keindahan alam Indonesia kepada dunia luar dengan cara membuat video-video yang akan di unggah ke banyak jejaring sosial. Kita akan memperkenalkan kesenian tradisional Indonesia, seperti: tari, lukis, batik. Setiap promosi tersebut, kita akan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi. Sehingga, sedikit demi sedikit turis asing dapat mengetahui bahasa Indonesia. Dengan promosi yang baik, tentunya tidak sulit untuk meningkatkan minat turis asing untuk berkunjung ke Indonesia. Setelah kedatangannya tersebut, turis asing bisa diajak berbicara menggunakan bahasa Indonesia. Jika turis-turis asing disambut dengan baik dan merasa aman selama berada di Indonesia, biasanya mereka akan menceritakan pengalamannya kepada keluarga serta teman-temannya. Nilai tambah tersebut yang menjadikan Indonesia lebih mudah dikenal oleh warga negara asing.
Yang ke tiga, Masyarakat Indonesia khususnya generasi muda  sudah sangat ahli dalam membuat game-game yang banyak diminati oleh masyarakat asing, hal ini dapat dilihat dari banyaknya game yang diunggah ke app store diunduh oleh jutaan orang didunia. Game tersebut bisa kita promosikan ke dunia luar sebagai salah satu metode pembelajaran yang paling mudah dan dapat dipakai oleh semua kalangan. Dalam game tersebut, kita bisa menggunakan dwi bahasa (dua bahasa) yaitu bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional dan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi. Tentu saja akan lebih ditonjolkan bahasa Indonesia agar tujuan awal dapat tercapai. Konsep dalam game tersebut berisi tentang keindahan alam, kebudayaan dan kesenian Indonesia. Dengan keunggulan tersebut, diharapkan warga negara asing dapat memahami bahasa Indonesia dan mau mempelajarinya lebih dalam.
Yang ke empat, membuat dan mempromosikan film, musik dan karya tulis berbahasa Indonesia. Banyak sekali film Indonesia yang sudah merambah ke dunia luar. Contohnya:The Raid yang kini telah dibeli hak ciptanya di Amerika Serikat oleh Sony Pictures. Sebagai film yang debutnya telah mencapai tingkat Internasional, The Raid tetap menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi di film tersebut. Warga negara asing yang menonton pun mau tidak mau harus mendengarkan para pemain The Raid dengan menggunakan bahasa Indonesia. Walaupun tetap ada translate bahasa Inggris sebagaisubtitle.
Yang ke lima, menjadikan Indonesia sebagai pusat IPTEK dunia. Bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa Indonesia memiliki siswa-siswi yang cerdas dalam hal sains dan matematika. Mereka mampu berkompetisi hingga tingkat Internasional. Perlu sedikit jalan yang serius sehingga bisa membina para ilmuwan cilik tersebut agar dapat menjadi ilmuwan kelas dunia. Dengan keunggulan tersebut, sebenarnya Indonesia mampu membuat gebrakan dengan menjadi pusat IPTEK dunia. Kita bisa mengumpulkan ilmuwan-ilmuwan dalam dan luar negeri untuk berkumpul dan belajar bersama mengembangkan IPTEK dunia. Membiayai mereka untuk melakukan penelitian-penelitian ilmiah. Saat ilmuwan-ilmuwan asing tersebut ada di Indonesia, setidaknya mereka harus mempelajari dan memahami bahasa Indonesia. Bisa dibayangkan jika di Indonesia tercipta orang-orang seperti Steve Jobs sebagai pendiri Apple dan Bill Gates sebagai pendiri Windows, jika saja ada orang-orang Indonesia yang sekelas mereka, mungkin banyak perangkat komputer dan sistem operasinya menggunakan bahasa indonesia sebagai bahasa pengantar utamanya, sehingga membuat pengguna mau tidak mau mempelajari bahasa Indonesia untuk menjalankan perangkat yang mereka gunakan. Dengan demikian membuat Bahasa Indonesia lebih populer daripada bahasa asing lain.
Yang ke enam, memajukan dunia animasi Indonesia. Memberikan ruang pada Animator-animator muda Indonesia untuk berkarya membuat inovasi. Seperti membuat film berbahasa Indonesia yang akan diperkenalkan pada dunia. Sudah kita ketahui, negara tetangga kita, Malaysia, berhasil membuat serial animasi Upin Ipin yang berbahasa Melayu dengan cakupan tontonan untuk usia anak-anak. Upin Ipin dengan gaya yang sederhana dan cerdas mampu membius anak-anak Indonesia untuk menontonnya. Maka menurut kami, Indonesia bisa mencontoh Malaysia untuk membuat karya-karya yang cerdas dengan menggunakan bahasa Indonesia. Dengan film yang berkualitas dan sederhana untuk usia anak-anak, maka anak-anak bisa lebih bangga dan mencintai bahasa Indonesia. Salah satu contohnya adalah animasi yang berjudul “Battle of Surabaya” karya dari anak-anak Indonesia yang berhasil tembus sampai box office kelas dunia. Ini bukti bahwa sebenarnya Indonesia bisa melakukannya.

Yang ke tujuh, menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan bisnis dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang tahan terhadap krisis ekonomi dunia. Dengan kelebihan tersebut, kini, Indonesia mulai dilirik oleh negara-negara maju untuk menanamkan modal di Indonesia. Para investor-investor asing masuk ke Indonesia untuk membuat pabrik-pabrik berkelas Internasional. Kesempatan itu tidak boleh di sia-siakan begitu saja, kita bisa membuat produk-produk berkualitas dari kerja keras para pekerja Indonesia. Suatu negara akan dianggap berpengaruh terhadap dunia jika negara tersebut memiliki ekonomi yang kuat dan mampu bersaing dengan negara-negara maju. Jika Indonesia bisa melakukannya, tidak menutup kemungkinan Indonesia menjadi pusat ekonomi dunia. Negara-negara maju pun mulai bergantung terhadap produk-produk Indonesia. Akan sangat mudah jika benar-benar terjadi maka bahasa Indonesia pun bisa mengikuti menjadi bahasa dunia.

Karya Richardo Petricius Utoyo
2415100036

Minggu, 04 Oktober 2015

Artikel Technopreneurship

      Assalamualaikum Waramatullahi Wabarakatuh

Sebelumnya perkenalkan nama saya Richardo Petricius Utoyo, disini saya kana membahas sedikit apa sih Technopreneurship? Mungkin sebagian orang asing dengan kata kata ini atau bahkan sebagian yang lain malah tak asing dengan arti Technopreneurship. Menurut saya sendiri Technopreneurship adalah suatu kegiatan enterpreneurship yang memanfaatkan teknologi sebagai media penggunaannya, baik itu promosi, penjualan, dan memanfaatkan teknologi untuk kegiatan si enterpreneur itu sendiri. Seiring berkembangnya kemajuan teknologi membuat semua kegiatan harus berbasis teknologi agar tidak dianggap ketinggalan jaman. Begitu juga dengan Wirausaha, memang tak salah jika dalam berwirausaha tidak memanfaatkan teknologi sedikitpun, tapi kembali pada diri kita sendiri, yakinkah jika dijaman serba internet ini kita tidak memanfaatkan teknologi sama sekali. Menurut saya sih itu impossible. 
Lalu apa hubungannya ICT dengan wirausaha? Apakah ICT bermanfaat dalam berwirausaha? Jawabannya adalah, ya. Pada zaman dahulu sebelum ada teknologi, konsep berwirausaha sangatlah sederhana. Seseorang akan memutuskan untuk pergi ke suatu tempat yang berbeda untuk melakukan pertukaran atau perdagangan yang biasa disebut go-between, lalu mereka akan melakukan kesepakatan kontrak untuk barang yang dimintanya dan diberikan imbalan dengan sejumlah uang. Hal ini sangatlah tidak efisien karena dia harus pergi ke tempat yang jauh untuk menjumpai pemasok dan dia juga harus pergi ke tempat lain untuk menemui pemasok lainnya lalu dia juga harus pergi untuk mencari pelanggan. Tetapi pada zaman sekarang teknologi sudah berkembang, bahkan berkembang dengan sangat pesat, dan banyak 
Bagi anda yang sudah memiliki usaha atau bahkan yang belum sama sekali tidak ada salahnyakan berenterpreneurship menggunakan teknologi. Jika anda masih ragu akan saya beri sedikit manfaat tentang Technopreneurship itu sendiri.
1. Sebagai media untuk kita bisa mandiri finansial khususnya untuk para Mahasiswa.
2. Dengan memanfatkan ICT maka semua kegiatan wirausaha menjadih semakin mudah
3. Bisa promosi tanpa ada batasan, termasuk promosi keluar negeri
4. Cukup hanya duduk ditempat dan memainkan gadget anda bisa memperoleh uang
Mungkin itu sedikit dari beragam manfaat dari Technopreneurship yang dapat saya jabarkan di artikel kali ini. 
Jadi jangan sampai kelewatan pada artikel selanjutnya yang saya akan bahas lebih dalam lagi tentang apa itu technopreneurship. 

     Wassalamualaikum Waramatullahi Wabarakatuh



5 Alasan Kenapa Kamu Perlu Belajar Technopreneurship

Buat kamu yang memiliki minat di bidang entrepreneurship atau kewirausahaan, kamu harus mulai melirik usaha yang berbasis teknologi alias technopreneurship. Di era teknologi-informasi seperti saat ini, sulit dibayangkan jika ada orang yang masih menutup diri pada kemajuan teknologi. Bagi para pengusaha, teknologi sangat membantu untuk kegiatan transaksi dalam usaha. Meskipun technopreneurship tidak melulu bicara tentang teknologi. Karena sejatinya, teknologi hanyalah salah satu solusi dalam dunia usaha.

Technopreneurship merupakan gabungan dari kata technology dan entrepreneurship. Secara ringkas, technopreneurship merupakan cara memanfaatkan teknologi yang berkembang untuk dijadikan peluang usaha. Pelaku technopreneurship biasanya disebut dengan technopreneur.

Contoh tokoh technopreneur yang sukses menggabungkan teknologi dan kegiatan entrepreneurship antara lain Bill Gates dengan Microsoft, Steve Jobs dengan Apple, Inc., Soichiro Honda dengan Honda, bahkan pengusaha asal Indonesia bernama Soetjipto Sosrodjojo sukses dengan Teh Sosro-nya.

So, mengapa technopreneurship penting buatmu? Berikut ini kami hadirkan 5 Alasan Kenapa Kamu Perlu Belajar Technopreneurship.

1. Teknologi itu Memudahkan

Teknologi itu Memudahkan
Penggunaan teknologi dalam mengembangkan usaha bertujuan untuk memudahkan segala aktifitas bisnismu. Dengan memanfaatkan teknologi, kamu dapat melakukan efisiensi untuk meningkatkan produktifitas. Kuasailah teknologi. Teknologi akan memberimu peluang untuk memudahkan proses produksi hingga distribusi produk dan jasa yang sedang kamu tekuni. Tidak perlu menunggu dalam waktu yang lama, teknologi membuat semuanya menjadi lebih cepat. Produktivitas pun akan meningkat.

2. Hidup di Era Teknologi-Informasi

Hidup di Era Teknologi-Informasi
Saat ini, kita hidup di era Teknologi-Informasi, di mana segala sesuatunya serba cepat dan tidak terbatas. Dengan kata lain, tidak terbatas antara jarak, waktu, tempat, dsb. Nah, buat kamu yang baru memulai usaha, kamu bisa mencoba menjalankan technopreneurship dengan memanfaatkan internet untuk mendongkrak usahamu. Misalnya untuk men-display produk yang kamu jual. Tidak perlu menunggu memilii bangunan toko secara fisik, kamu bisa membuat toko online-mu terlebih dahulu. Ingat, informasi yang kita sebarkan lewat internet akan meluas lebih cepat daripada berpromosi secara offline.

3. Tinggalkan Cara Manual

Tinggalkan Cara Manual
Saatnya kamu meninggalkan cara lama dalam melakukan kegiatan usaha. Jadilah seorang entrepreneur yang cerdas. Manfaatkan segala macam teknologi di sekitarmu untuk menjalankan usaha. Misalnya saja, jika kamu biasanya memproduksi kripik secara manual dengan menggunakan pisau dapur sebanyak 10 kg per hari, dengan menggunakan mesin/alat pemotong kamu bisa memproduksi 50 bahkan 100 kg perhari! Wow!

4. Mengembangkan Inovasi

Mengembangkan Inovasi
Inovasi merupakan hal yang wajib bagi pengusaha. Tidak ada usaha tanpa adanya inovasi. Jika kamu masih bingung saat memulai bisnis, mulailah dengan sistem ATM yaitu Amati, Tiru, Modifikasi. Modifikasi di sini tentunya membutuhkan inovasi-inovasi baru yang dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas dari produk sebelumnya. Jangan berinovasi dengan kualitas atau hasil yang lebih buruk! Jadi, teknologi akan membantumu mengembangkan inovasi dalam bisnis, sehingga perlu adanya pengetahuan tentang technopreneurship.

5. Memperluas Jaringan

Memperluas Jaringan
Hal terakhir adalah teknologi akan membantumu memperluas jaringan. Misalnya saja dengan memanfaatkan media sosial, kamu akan menemukan ceruk pasar yang tepat untuk menjual produkmu. Lewat pintu tersebut, kamu akan terhubung dengan lebih banyak lagi orang dalam rangka memperluas jaringan bisnismu. Kamu tidak perlu capek-capek mendatangi orang satu persatu untuk menawarkan produkmu, juga menunggu pembeli datang seperti di toko atau mal. Kamu bisa menerapkan sistem jemput bola alias menawarkan langsung ke calon konsumenmu, tentunya tanpa harus bertatap muka. Manfaatkan pula berbagai kemudahan komunikasi seperti smartphone yang dilengkapi aplikasi chatting (WhatsApp, BBM, Line, Sosial Media, dst.).

Nah, itulah 5 alasan Kenapa Kamu Perlu Belajar Technopreneurship. Karena tidak semua ilmuwan dan ahli IT memiliki jiwa pengusaha lho, secanggih apapun produk teknologi yang dihasilkannya. Namun, jika kamu seorang entreprenur, tidak ada salahnya untuk mulai belajar seputar technopreneurship. Selamat belajar!


Read more: http://www.heqris.com/2015/03/5-alasan-kenapa-kamu-perlu-belajar.html#ixzz3nejBk100